NagaHitam - Manager Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino mengakui bahwa cedera Harry Kane dan absennya Son Heung-Min bisa menjadi pukulan yang besar bagi klubnya di paruh kedua Liga Inggris musim ini.

Kane mengalami cedera pada pertandingan melawan Manchester United dan tampak kesakitan di Wembley. Dan belum cukup dengan itu, Spurs juga akan kehilangan Son yang harus membela Korea Selatan di kompetisi Piala Asia. Jika Korsel mencapai babak final, maka ia akan absen dari tim Pochettino hingga 1 Februari.

“Kekhawatiran saya adalah itu merupakan tekel yang buruk. Itu bukan niat pemain United, tetapi itu adalah tekel yang buruk dan sekarang dia mengalami sedikit pembengkakan di pergelangan kakinya dan dia pincang setelah pertandingan,” ujar Pochettino.

“Kami akan kehilangan Son untuk Piala Asia dan jika Harry Kane menderita cedera, itu akan menjadi pukulan besar bagi kami,” tambahnya.

Moussa Sissoko juga tampak mengalami cedera di akhir babak pertama karena masalah pangkal paha, dan itu semakin menambah masalah yang dialami oleh Spurs.

“Itu risiko dalam kompetisi apa pun. Orang-orang, mereka mengkritik saya ketika kami memainkan Harry Kane selama 15 atau 20 menit di Tranmere. Saya katakan kepada Anda, cedera dapat muncul kapan pun, dan lihat hari ini, [itu terjadi] dalam bagian terakhir permainan,” lanjut manajer asal Argentina itu.

“Pertama-tama kami perlu memeriksa dia dan Moussa dan berharap itu bukan masalah besar. Dan kemudian kami akan mencoba menemukan cara untuk bermain jika kami kehilangan mereka. Tapi kami berharap itu bukan merupakan cedera yang parah,” ujarnya.

Striker Tottenham Vincent Janssen telah pulih dari cedera kakinya dan mencetak gol dalam pertandingan U-23 melawan West Ham pada hari Minggu. Tetapi, ketika ditanya apakah pemain asal Belanda itu memiliki peluang untuk menghidupkan kembali kariernya di Spurs, Pochettino menjawab: “Tidak, dia tidak ada dalam rencana saya.”

Pochettino menyatakan dirinya senang dengan kinerja Spurs melawan United meski kalah, dengan mengatakan bahwa timnya hanya tidak bisa menaklukkan David De Gea.

“De Gea membuat 11 penyelamatan yang membuatnya menjadi man of the match. Bagi saya itu adalah salah satu performa terbaik yang pernah saya lihat,” pungkasnya.

UNTUK PENDAFTARAN BISA DI ISI FORM DI BAWAH INI
http://www.pelangibola.net/_View/Register1.aspx?ref=